Lebih dari itu, kejadian ini sudah berulang kali terjadi di kampung kami,” ungkapnya.
Menurut Mariati, warga Desa Sukaraja kini diliputi rasa khawatir karena kasus pencurian disebut hampir terjadi setiap hari. Barang yang hilang beragam, mulai dari peralatan rumah tangga, elektronik, perlengkapan dapur, ternak seperti ayam dan bebek, uang tunai, hingga ban mobil roda tiga milik warga yang sempat dicopot maling pada malam sebelumnya.
Warga mengaku telah beberapa kali melaporkan kejadian serupa kepada pemerintah desa dan aparat penegak hukum, namun hingga kini belum ada hasil penyelidikan yang signifikan.
“Kami sudah melapor ke Kepala Desa dan aparat kepolisian, tetapi kejadian terus berulang. Kami butuh tindakan nyata agar kampung ini kembali aman,” tegas Mariati mewakili warga.
Warga Desa Sukaraja pun mendesak pemerintah desa dan aparat keamanan untuk segera mengambil langkah konkret, di antaranya peningkatan patroli malam secara rutin dan terjadwal, pemasangan CCTV di titik-titik rawan dengan dukungan pemerintah dan swadaya masyarakat, serta pengaktifan kembali Satuan Keamanan Lingkungan (Linmas) yang terkoordinasi dengan pihak kepolisian.
Selain itu, warga juga meminta proses penyelidikan dilakukan secara transparan dan tegas agar pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Kami tidak ingin terus hidup dalam ketakutan di rumah sendiri. Jika tidak ada tindakan nyata, kami akan menyampaikan pengaduan ke tingkat kecamatan hingga pemerintah kabupaten demi mendapatkan jaminan keamanan,” tandasnya.
