Program Makan Bergizi Gratis di Siantar Dikeluhkan: Menu Diduga Tak Layak, Pengawasan Dipertanyakan

Bagikan :

PEMATANGSIANTAR, Kliktodaynews.com —
Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 6 Kota Pematangsiantar menuai keluhan dari para siswa. Program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi pelajar tersebut dinilai belum berjalan sesuai dengan konsep yang dicanangkan pemerintah.

Sejumlah siswa menyebutkan, selain menu yang dinilai kurang layak, pengantaran makanan juga kerap mengalami keterlambatan sehingga mereka harus menunggu cukup lama hingga makanan tiba di sekolah.

Beberapa siswa bahkan mengaku kualitas makanan yang diterima terkadang tidak dalam kondisi baik.

“Kadang makanannya sudah tidak segar, bahkan pernah terasa basi dan bau amis,” ujar seorang siswa yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Siswa lainnya mengatakan mereka sebenarnya menyambut baik program makan gratis dari pemerintah karena dapat membantu kebutuhan makan di sekolah. Namun, mereka berharap kualitas makanan yang disajikan lebih diperhatikan.

“Kami senang ada program ini karena bisa membantu siswa. Tapi kami berharap menunya lebih baik, bersih, dan benar-benar bergizi. Kalau bisa juga datang tepat waktu supaya bisa dimakan saat jam istirahat,” ungkap siswa lainnya.

Keluhan tersebut kembali muncul pada Kamis (5/3/2026). Saat itu, siswa menerima paket MBG yang terdiri dari roti yang dinilai sudah tidak segar dan tidak memiliki label kedaluwarsa, bubur kacang hijau yang sangat encer dengan porsi hanya sekitar tiga sendok makan, serta buah alpukat berukuran kecil yang masih mentah.

Bagikan :