Peringatan Jumat Agung di HKBP Siantar Kota Berjalan Khidmat, Ada Prosesi Jalan Salib

Bagikan :

Dalam kotbahnya, Pdt. Monris Sibarani menyampaikan peringatan Jumat Agung ini merupakan momentum bagi jemaat untuk semakin berbenah dan instrospeksi karena Yesus telah berkorban melebihi apapun, sampai menyerahkan nyawanya menebus dosa manusia.

Dia mengatakan, mengapa kematian yang penuh siksaan disebut baik atau agung?

“Jawabannya bukan terletak pada penderitaan-Nya, melainkan pada hasil dari penderitaan itu. Di atas kayu salib, Yesus tidak sekadar mati. Ia sedang menuntaskan sebuah misi,” kata Pdt. Monris.

“Dosa menciptakan jurang yang tidak bisa diseberangi manusia. Melalui darah-Nya, Yesus membayar tunai hutang yang tidak sanggup kita bayar. Salib adalah tempat di mana keadilan Allah (hukuman atas dosa) dan kasih Allah (pengampunan bagi manusia) bertemu,” ucap Pdt. Monris dalam kotbahnya.

Dia menambahkan di atas kayu salib, kasih bukan lagi sekadar kata-kata, melainkan tindakan yang berdarah dan nyata.

“Mari kita merenung sejenak. Jika Kristus sudah menyerahkan segalanya untuk kita, apa yang akan kita berikan kembali kepada-Nya?” [Red]

Bagikan :