Natal Oikumene Dinkes Pematangsiantar, Wali Kota Wesly Ajak Tumbuhkan Kasih dan Hadirkan Damai Sejahtera dalam Tugas Pelayanan

Bagikan :

Di acara Natal dengan tema: “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” itu, setiap perwakilan Puskesmas mempersembahkan penampilan tarian dan mengenakan pakaian adat Simalungun. Ditampilkan juga lagu-lagu modern religius dan liturgi oleh pegawai dan jajaran Dinkes, puskesmas serta tenaga harian lepas (THL) Dinkes.

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi yang diwakili Kadishub Daniel Siregar mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk menumbuhkan kasih, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan damai sejahtera dalam tugas pelayanan sehari-hari dalam konteks tugas sebagai pegawai Dinkes Kota Pematangsiantar.

“Nilai Natal mengingatkan kita untuk bekerja dengan hati, penuh kepedulian, dan selalu mengutamakan kemanusiaan. Melalui tema Natal ‘Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga’, kita diajak untuk meneguhkan kembali bahwa kesejahteraan dan keharmonisan keluarga adalah fondasi utama dalam membangun masyarakat dan Kota Pematangsiantar yang lebih baik,” katanya.

Natal ini, lanjutnya, bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan, sekaligus memperbaharui komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Pematangsiantar, saya mengucapkan Selamat Merayakan Natal 2025 bagi seluruh pegawai Kristiani Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar. Kiranya kasih dan sukacita Natal memenuhi hati kita, keluarga kita, dan pekerjaan kita,” sebutnya.

Sedangkan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar Urat Hatoguan Simanjuntak SKM MKes mengatakan, Natal mengingatkan kehadiran Kristus bukan hanya sebagai penyelamat dunia, tetapi juga sebagai terang dan menuntun bagi setiap keluarga.

Ia juga menegaskan, tema Natal kali ini sangat relevan dengan tugas dan tanggungjawab sebagai insan kesehatan.

“Melalui pelayanan kesehatan yang kita jalankan, baik di dinas maupun di puskesmas, kita dipanggil untuk menghadirkan damai sejahtera, empati, kepedulian, dan kasih Kristus.

Bagikan :