Masyarakat Siantar Marihat Kelurahan Suka Makmur Menjerit, Air PDAM Mati 2 Kali Sehari

Kantor PDAM Tirtauli Jl. Porsea No. 2 Pematang Siantar
Kantor PDAM Tirtauli Jl. Porsea No. 2 Pematang Siantar
Bagikan :

Pematangsiantar-Kliktodaynews Warga kecamatan Siantar Marihat Kelurahan Suka Makmur Pematangsiantar mengeluhkan air PDAM yang sudah hampir 2 bulan mengalami gangguan. Keluhan tersebut disampaikan ke kru media kliktodaynews.com pada hari Senin 29/04/2019.

Menurut warga sekitar aktivitas mereka menjadi terganggu. Jam 06.00 WIB air PDAM sudah tidak berjalan lagi sampai pukul 12.00 siang. Air akan kembali hidup pukul 1 siang hingga sore hari jam 6 dengan intonasi air yang kecil. Terkadang kata masyarakat air keluar beserta angin, tidak lancar.

Selama aliran air PDAM terganggu, berbagai macam aktivitas masyarakat terganggu. Nyuci jadi susah, mau masak juga susah karena kan bahan makanannya harus dicuci terlebih dahulu,” katanya. Dan yang paling sialnya mau buang air besar air tidak ada.

Menurut warga Kelurahan Suka Makmur hal ini sudah sering terjadi. Sepertinya aneh bang ungkap warga, sementara di Kelurahan Suka Maju Lapang Bola Atas tidak mengalami mati air, lancarnya air disana.Kenapa di daerah kami mati.Apakah mungkin pembagian debit air ke kampung kami ini dibatasi bang.Hal ini sudah sering berulang setiap tahunnya. Lancar sebulan kemudian kumat lagi di bulan berikut ungkap masyarakat kesal

Baca Juga :  Tim Taekwondo Siantar Juara Umum II Di Kejuaraan Internasional Malaysia


Ketika kru kliktodaynews.com menanyakan hal ini kepada warga kelurahan Suka Maju air berjalan lancar , tidak pernah mati PDAM disini ungkap Berlin. Menurut warga lain mengatakan hal yang sama , buka doorsmeer pun bisa lae karena kencangnya air disini.

Pihak PDAM Tirtauli melalui Dirtek PDAM Tirtauli Paruhum Siregar ketika di konfirmasi masalah ini melalui saluran telepon , mengungkapkan pasokan air PDAM Tirtauli di Kota Pematangsiantar terganggu disebabkan oleh tidak maksimalnya pasokan air dari Umbul, yang disebabkan oleh terjadinya kemarau yang berkepanjangan. Dan tidak benar itu air tidak lancar selama 2 bulan . masih 2 minggu kok ungkap Dirtek PDAM Tirtauli Paruhum Siregar mengakhiri pembicaran via telepon. (BP)

Bagikan :