Cerita Nelson Sarira, Korban Selamat dari Pembantaian KKB Papua

Nelson Sarira, korban selamat penyerangan KKB Papua. /Tiktok @seputarpapua
Bagikan :

PAPUA – Kliktodaynews.com||  Sebuah video merekam kesaksian korban, Nelson Sarira selamat dari penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Ia berbagi cerita soal tragedi berdarah yang dialaminya. Dalam tragedi itu sedikitnya menewaskan 8 orang pekerja di sana pada Rabu, 2 Maret 2022. Beruntung Nelson Sarira berhasil diselamatkan oleh Tim Operasi Damai Cartenz.

Hingga saat ini, Nelson Sarira mengaku masih trauma karena melihat langsung rekan kerjanya dibantai oleh KKB Papua.
Nelson Sarira bercerita, ia bersama rekan kerjanya tengah melakukan perbaikan Tower BTS 3 Telkomsel yang terletak di wilayah Distrik Beoga, Kabupatan Puncak, Papua.

Melalui sebuah video, Nelson pun menceritakan bagaimana rekan-rekannya tewas dibantai oleh kelompok KKB.

Saat terjadi penyerangan oleh KKB Papua sekitar pukul 04.00 subuh, Nelson Sarira dan rekan kerjanya dalam keadaan tertidur.
Tiba-tiba, ada sekitar 10 orang dari KKB Papua bersenjata tajam mengepung tempat peristirahatan Nelson dan teman-temannya. Mereka pun langsung melakukan pembantaian secara membabi-buta dilansir dari Purwakarta News, Rabu (9/2/2022).

Baca Juga :  Hujan Disertai Angin Kencang, Seorang Warga Meninggal Tertimpa Pohon

Seluruh teman-temannya digorok satu persatu oleh KKB Papua. Pembantaian itu pun dilihat secara langsung oleh Nelson Sarira.
Nelson Sarira terkejut dan langsung melompat melarikan diri sebelum ia dihampiri oleh KKB Papua.

“Sempat dikejar, sampai itu, senter-senter ngikut (cahaya senter mengikuti). Cari saya senter-senter itu, saya sembunyi di semak-semak,” tutur Nelson mengisahkan pelariannya.
Diceritakan Nelson Sarira, ia sempat dibisiki oleh suara tak kasat mata yang menyuruhnya untuk lari ke atas bukti.

“Iya, seperti suara, kamu harus naik ke bukit, sembunyi di situ. Sampai gemetar (tangan saya), saya paksa naik ke bukit, saya panjat,” ungkap Nelson kembali.

Dirasa kondisi sudah aman, Nelson Sarira pun memutuskan kembali ke camp untuk melihat kondisi rekan-rekannya.

Sesaat sampai di sana, ia terkejut melihat teman-temannya tergeletak dengan kondisi tak bernyawa.
“Semua meninggal, darah semua dalam camp, HP, laptop tidak ada. Saya ambil sarung sama sleeping bag,” kisah korban selamat penyerangan KKB Papua tersebut.

Nelson Sarira kemudian mencoba mencari bantuan lewat sinyal kode bahaya CCTV yang dipasang di Tower BTS 3.

Baca Juga :  Gakkum KLHK dan Tim Gabungan Berhasil Hentikan Tambang Ilegal di Hutan Lindung Remu-Sorong

Pada akhirnya, pesan itu pun tersampaikan di pusat PTT Jakarta sekitar pukul 16.00 WIT.

Tim Operasi Damai Cartenz berhasil mengevakuasi Nelson pada Sabtu, 5 Maret 2022 menggunakan helikopter. Saat ini Nelson Sarira berada di rumah kerabatnya di Timika, menjalani masa pemulihan trauma akibat penyerangan KKB Papua tersebut

Bagikan :