Ruas Jalan Menuju Kantor BPPK Gunung Sitoli Selatan dan Idanoi Ancam Keselamatan Pengendara

Bagikan :

Gunungsitoli – Kliktodaynews.com Kondisi ruas jalan menuju Kantor BPPK Kecamatan Gunungsitoli Selatan dan Idanoi yang berada di Dusun II, Desa Ononamolo I Lot, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Kota Gunungsitoli sangat memprihatinkan.

Diketahui jalan ini hampir putus disebabkan oleh tergerusnya air sungai Idanoi yang semakin hari semakin membuat tanah terus mengalami penurunan hingga ke badan jalan. Dan kita akan khawatir jika tidak tertangani dengan cepat, bisa memakan korban jiwa.

“Akses Jalan ini merupakan satu-satunya yang menghubungkan jalan menuju Kantor BPPK gunungsitoli selatan dan idanoi serta akses jalan menuju area persawahan yang luas di Kecamatan Gunungsitoli Selatan dan Kecamatan Gunungsitoli Idanoi. “Ungkap RZ Salah Seorang Warga Ononamolo I Lot Kepada Awak media. Sabtu (18/07/2020).

Dikatakan RZ bahwa Sangat menyayangkan sekali dimana pihak pemerintah Kecamatan Gunungsitoli Selatan telah turun untuk melihat kondisi jalan tersebut. Namun, nyatanya sampai sekarang belum ada respon dan terbukti kondisi jalan masih tetap saja rusak sehingga kondisinya semakin parah.

“Kami Sangat Mengeluhkan Kondisi jalan ini karena tepat tumpuan derasnya air sungai Idanoi yang mengalir. Jadi sering longsor akibat hempasan air tersebut. Dan Kalau tidak cepat di bendung atau dipasang kayu penahan tanah maka memungkinkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bahkan memakan korban jiwa. “Pungkas RZ.

Baca Juga :  Komunitas Gerakan Kebaikan Nias (GKN) Berikan Piagam Penghargaan Kepada Kapolres Nias


Selain RZ, Warga Lain Juga yang sering melintasi sangat berharap kepada Walikota Gunungsitoli agar memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan ini karena sudah sangat darurat dan sudah harus diperbaiki. Dan kiranya pemerintah juga melalui BPBD Kota Gunungsitoli dan Dinas PUPR ambil andil untuk meninjau longsor ini kedepan.

“Karena jalan ini adalah jalan satu-satunya yang dilalui warga. Kami meminta adanya pembuatan bronjong dan pemasangan kayu, agar tanah tidak terjadi longsor lanjutan. “harap Masyarakat. (YML/KTN)

Bagikan :