Warga Desa Ilambe Temukan Mayat Perempuan di Perkebunan Kelapa

Sat Reskrim langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)
Sat Reskrim langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)
Bagikan :
Warga di gegerkan atas penemuan mayat perempuan AM (15) yang ditemukan warga dalam keadaan tergeletak dan sudah tidak bernyawa di daerah perkebunan kelapa di Desa Ilambe Kecamatan Lakea Kabupaten Buol,Rabu(17/2/2022)

Sat Reskrim Polres Buol yang mengetahui hal tersebut berdasarkan informasi warga dengan sigap langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara untuk melaksanakan Olah TKP dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Iptu Heru Setiyono, S.H., didampingi oleh Kapolsek Biau Iptu Jaozi, Amd., Kep dan Kasat Intelkam Iptu Agung Kastria Kesuma, S.E., M.I.Kom bersama Tim Inavis.

Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Iptu Heru Setiyono, S.H. yang mendatangi TKP menjelaskan bahwa korban di temukan pertama kali oleh lelaki IM (18) warga desa Ilambe yang saat itu akan menuju pantai sekitar pukul 08.00 Wita.

“Saksi melihat seorang perempuan AM (15) yang tergeletak di tanah di lokasi perkebunan kelapa yang tak jauh dari rumah korban dalam kondisi tak wajar dan sudah tak bernyawa lagi,” ungkap Kasat Reskrim Iptu Heru.
Baca Juga :  Presiden Jokowi Terbitkan Keppres, Cuti Bersama Pegawai ASN Tahun 2021 hanya 2 Hari


Lanjutnya, untuk mengetahui penyebab kejadian, tim inavis Sat Reskrim langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan penyelidikan atas kejadian tersebut dan langsung melakukan evakuasi terhadap korban yang saat ini telah berada di RSU Mokoyurli Buol untuk dilakukan otopsi sehingga dapat di ketahui penyebab kejadian tersebut.

Dikabarkan hari ini, Kamis (18/2/2021) Tim Inavis Sat Reskrim Polres Buol bersama Tim Medis akan melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian Almarhuma AM (15) sehingga akan menjadi petunjuk dalam melakukan identifikasi untuk proses selanjutnya.

Kapolres Buol, AKBP Dieno Hendro Widodo, S.I.K, berharap kepada masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut agar dapat segera melaporkan kepada kepolisian terdekat. (Husni Sese/KTN)
Bagikan :