Terungkap Motif Pelaku Habisi Nyawa Guru SD di Toba

Dua tersangka yang berhasil di bekuk Polisi
Bagikan :

_DUA dari 3 pelaku pembunuhan sadis terhadap Guru SD, Marthalena Butar Butar (42) di Lumban Lobu, tertangkap.
Motif, berdasarkan pengakuan¬† tersangka mereka hanya mau mengambil laptop, uang, dan handphone” ujar Kasat Reskrim AKP Nelson Sipahutar_

TOBA – Kliktodaynews.com Kerja keras Satreskrim Polres Toba bersama Subdit III/Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut patut di apresiasi. Hanya dua hari, polisi berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan Guru SD Marta Lena Butar-butar (42) warga Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatualunasi, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (27/05/2021)

Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya, S.ik. MH melalui Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar kepada wartawan menuturkan motif kasus pembunuhan tersebut adalah Pencurian.

“Motifnya Berdasarkan pengakuan para tersangka mereka hanya mau mengambil laptop, uang, dan handphone”ujar Sipahutar

Sebelumnya dua tersangka yang berhasil ditangkap merupakan warga sekitar kawasan Porsea, yang tak jauh dari rumah korban Marta boru Butarbutar (49). Kedua tersangka ini diciduk saat sedang berada di sebuah rumah kos-kosan di kawasan Jalan Menteng, Medan pada Rabu (26/5/2021).
Baca Juga :  Survei Litbang "Kompas": Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 49,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 37,4 Persen


“Kedua tersangka ini dengan inisial RN (23) dan DN (16). Kami tangkap mereka di kos-kosan di Jalan Menteng Medan. Penangkapan pada hari Rabu (26/5/2021) sekira pukul 12.30 WIB,” ungkap AKP Nelson Sipahutar

AKP Nelson Sipahutar mengatakan bahwa tersangka ada sebanyak 3 orang. Artinya, 1 orang menjadi DPO dan pihak kepolisian masih melakukan pencarian.

“Tersangkanya ada tiga. Dua sudah kita tangkap, dan satu lagi masih DPO,” ungkapnya.

“Tersangka RT (23) pada saat kita tangkap melakukan perlawanan. Polisi kemudian memberikan tindakan tegas dan terarah kepada tersangka. Terpaksa tim melepas beberapa tembakan hingga salah satu tersangka ambruk, Kata Kasat Reskrim Polres Toba (DNM/KTN)

Bagikan :