Reses Angggota DPRD Provsu Gusmiyadi Di Simalùngun,Menyerap Aspirasi & Kompetisi Lomba Mengolah Nenas Raja Buntur

Foto;para ibu PKK antusias mengikuti penilaian lomba Kreasi Nenas Raja Buntur dan pemberian hadiah.
Bagikan :

SIMALUNGUN – Kliktodyanews.com|| Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Gerinda,Gusmiyadi. mulai tanggal 4 hingga 11Juli 2020 akan mengadakan Reses di Dapilnya. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya yang diadakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang bertujuan untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan keluhan dari masyarat,sehingga bisa menyampaikannya kepada pemerintah Daerah untuk mencari solusi solusi setiap permasalahan.

Pada senin 06/07/2020 dimulai pukul 10:00WIB, Wakil rakyat yang kerap di sapa Bung Goben ini melakukan Resesnya di Nagori Buntu Turunan Kecamatan Hatonduhan kabupaten simalungun,adapun kegiatan tersebut dilakukan dengan menyerap Aspirasi dari masyarat sekaligus mengadakan  Kompetensi Lomba Mengolah Nenas Raja Buntur.

Memulai kegiatan, Melisa Sihombing S.pd.i,selaku Perangkat Nagori  sekaligus menjadi Pranata kegiatan menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir, hal yang sama juga ia sampaikan kepada Angggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Gerindra yaitu Gusmiyadi atau sering disebut Goben, harapan melisa dengan kehadiran bung Goben di Nagori Buntu Turunan kedepan bisa membawa Manfaat yang lebih besar kepada mereka dan desa tetangga.

Dipandu oleh anggota  PKK Nagori Buntu Turunan ,Reses pun sah dimulai dengan  menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”dan dilanjutkan pembacaan doa oleh Pak Saidi.

Dalam sambutannya,Pangulu Buntu Turunan Roberton Nainggolan SE,menyampaikan beberapa program kerja pemerintah Nagori Buntu Turunan kedepannya,salah satunya kelanjutan perbaikan jalan menuju Destinasi Danau Toba yang telah berjalan dari hasil program Kesepakatan Membangun Desa Bersama Pengusaha,menurutnya dalam pertengahan bulan juli 2022 akan dilakukan pengaspalan di jalan yang dinilai perlu,”sebelumnya kita telah melakukan pembatuan di setiap jalan yang berlobang,jadi kali ini kita akan coba mengikatnya dengan melakukan pengaspalan sembari menunggu bantuan dari Pemerintah Kabupaten Simalungun,mudah mudahan berjalan sesuai rencana,tutur pangulu dalam sambutannya.

 

Masih pangulu,di setiap program pemerintah sudah pasti ada istilah RPJM(Rencana Pembangunan Jangka Menengah)”akan tetapi harapan kami kepada pak Dewan”lanjutnya seperti bercanda namun pasti”untuk kehadiran pak Dewan yang terhormat,kami mengharap RPMJ(Rencana Pembangunan Masa Jabatan) yang harapan kami realisasinya terjadi semasa Pak Dewan masih menjabat di DPRD Provinsi Sumatera utara,sehingga kami telah menyusunnya berupa bentuk proposal yang akan kami serahkan secara simbolik pada bapak,karena penyerahannya nanti tentu berbeda beda sesaui dengan instansi terkait”tutup pangulu menghakhiri sambutannya.

Baca Juga :  Info Orang Hilang Marzuki Sagala

Sementara itu dalam Resesnya, Gusmiyadi  memaparkan beberapa  program kerja yang telah terealisasi dilaksanakan,begitupun jika tidak ada halangan dan  program kerja kedepan bisa berjalan sesuai rencàna tentu nantinya bisa berkontribusi untuk Nagori Buntu Turunan,ia juga menyampaikan  bahwa kehadirannya di Nagori Buntu Turunan  lebih berharap dikatakan Silaturahmi atau kunjungan kerja,karena jika dikatakan Reses tentu dalam pemikiran masyarat uang duduk atau biasa di istilahkan cair,menurutnya paradigma itu harus diperbaiki dan diperobahi dari pola fikir masyarakat,sehingga kenapa kadang  wakil rakyat malas turun ke Desa Desa untuk mendengar dan menyerap aspirasi rakyat,karena mereka akan berfikir Kos politik yang tinggi,pasti uang keluar yang besar.

“Namun saya akan hadir ditengah tengah masyarakat untuk mendengar keluhan masyarat dan memberikan masyarakat uji kompetensi didalam meningkatkan segala sumber daya yang ada di daerahnya”bayangkan ,Petani dan peternak kita mengerti bagaimana cara mengelola tanaman dan ternaknya  dengan baik,namun masyarakat kurang mampu bagaimana cara menambah daya jualnya dan nilai tambahnya”nah untuk itulah saya hadir di Desa Desa,kita ambilal contoh Nenas Raja Buntur,jika dibeli per buahnya paling harganya sekitar dua puluh hingga tiga puluh ribu,namun ketika diolah dengan  berbagai kreatif  pasti ditargetkan memperoleh ratusan ribu rupiah,jadi  sebenarnya jika kita olah dengan kreatif pasti kemakmuran masyarakat bisa dicapai”ungkapnya.

Masih Gusmiyadi,”Tahun ini kita akan menfasilitasi dua kelompok tani mendapatkan bantuan ternak ayam dan dua kelompok tani  lainnya juga akan kita fasilitasi mendapat Ternak Lembu,sementara ada juga dua kelompok tani mendapatkan bantuan ternak kambing,dan untuk Buntur kita upayakan kedepannya kelompok taninya kita bantu,”namun Untuk kelompok Tani Buntu Turunan yang mengusulkan permohonan bantuan ternak,saya akan memberikan bantuan 50 ekor bebek yang siap bertelur untuk mengawali,harapan saya itu bisa berkembang,dan nantinya bisa menjadi contoh di Dusun yang lain”ungkapnya mengakhiri.

Selanjutnya Gusmiyadi memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan pertanyaan dan tanggapan,dari beberapa  pertanyaan masyarakat tidak ada yang begitu menyolok hanya mereka meminta agar Pemerintah segera membantu memperbaiki akses jalan menuju daerah mereka khususnya jalan menuju Destinasi Danau Toba,karena hal  itu akan sangat menunjang perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  Pakai Ganja, Basis Boomerang Ditangkap Polisi
Penyerahan simbolik Proposal bantuan terhadap pemerintah Provinsi Sumatera utara oleh Pangulu Nagori Buntu Turunan kepada Gusmiyadi disaksikan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama perangkat Nagori.

Untuk kelompok Tani yang mengusulkan permohonan bantuan ternak,Gusmiyadi memberikan bantuan 50 ekor bebek yang siap bertelur untuk mengawali,harapannya itu bisa berkembang,dan nantinya bisa menjadi contoh di Dusun yang lain.

Kegiatan pun berlanjut dengan melakukan penilaian terhadap Kreasi pengolahan makanan yang ber bahan baku Nenas Raja Buntur,kategori Penilaian ada  tiga jenis yakni Rasa,Estetika dan oposisi,dari kategori penilaian tersebut ditentukan pemenang sebagai berikut;juara harapan 5 diraih oleh huta 1 dengan nilai 1100,Juara harapan 4 dengan nilai 1150 diraih huta1,sedangkan harapan 3 dengan nilai 1164 jatuh pada huta 6,dan juara harapan 2 dengan nilani 1120 diraih oleh  huta 3, lalu juara harapan 1 dengan jumlah nilai 1122 diraih huta 5.

Sementara itu juara 3 kreasi Nanas Raja Buntur dengan  nilai 1125 jatuh pada huta 4,juara 2 dengan nilai 1226 diraih oleh huta 7 sedangkan untuk juara 1 dengan nilai 1335 jatuh kepada huta 2.dan Pembacaan para juara  Kreasi Nenas pun diikuti oleh para PKK dengan sangat antusias dan penuh tawa,sesekali ketika nama kelompoknya dipanggil  para ibu ibu riang  kegirangan,apalagi ketika saat saat penyerahan hadiah.

Dalam kesempatan,Gusmiyadi selaku anggota DPRD provinsi Sumatera utara  didampingi Pangulu Nagori Buntu Turunan,Roberton Nainggolan SE,bersama ketua PKK Nagori Buntu Turunan  Siti Maysaroh Sirait,dan beberapa  stakeholder yang ada di Nagori Buntu Turunan  menyempatkan untuk melakukan penanaman Bibit  Nenas Raja Buntur di lahan warga.

Disela sela penanaman Bibit Nenas Raja Buntur,Ketua PKK Nagori Buntu Turunan Siti Maysaroh  kepada wartawan menjelaskan,bahwa selaku ketua PKK tentu merasa bangga karena saat ini Nenas Raja Buntur yang merupakan salah satu produksi Tani asli Nagori  Buntu Turunan telah dikenal diberbagai wilayah,menurutnya  ke depan sepanjang jalan menuju Destinasi wisata Terjun Siherbang dan Destinasi wisata Danau Toba  akan dilakukan penanaman Nenas di setiap pekarangan warga,sehingga nantinya nenas tersebut bisa menjadi penghasilan tambahan bagi masyarakat.

Sedangkan Pantauan awak media ini pelaksanaan Reses Anggota DPRD Prov Sumut  ini pun tetap  mematuhi Proses Covid 19,sesekali tanpak Melisa Sihombing S.pd.i, tetap mengingatkan agar para undangan  tetap memakai masker dan cuci tangan.(SAP)

Bagikan :