BTN Telah Salurkan Dana PEN Senilai Rp 89 Triliun Untuk Sektor Properti

Direktur Utama PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Haru Koesmahargyo
Bagikan :

JAKARTA – Kliktodaynews.com|| Bank Tabungan Negara (BTN) menggelar kegiatan Webinar dengan tema “Perumahan Rakyat Solusi Bagi Tantangan Sosial dan Perlambatan Ekonomi Pasca Pandemi,” pada Kamis, (11/11). Dalam acara tersebut Direktur Utama PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Haru Koesmahargyo mengatakan bahwa BTN telah menyalurkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar senilai Rp 89 triliun rupiah untuk sektor properti.

Dalam sambutannya, Haru mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyalurkan dana PEN untuk sektor properti baik dalam bentuk KPR maupun kredit modal kerja.

“Sebagai bank yang dipercaya oleh pemerintah dalam menyalurkan dana pemulihan ekonomi nasional, Bank BTN yang fokus pada sektor properti telah menyalurkan dana PEN dengan total nilai mencapai sekitar 89 triliun rupiah. Dana tersebut telah kami salurkan pada pembiayaan sektor properti baik dalam bentuk KPR maupun kredit modal kerja,” ungkap Haru dalam acara Webinar tersebut.

Selanjutnya, ia mengatakan bahwa dana PEN yang telah disalurkan oleh BTN telah terbukti membantu nasabah di dunia usaha UMKM serta masyarakat untuk bangkit dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 427-04/Bahuga Sosialisasikan Vaksin di SMP Negeri 3 Bumi Agung

“Dana ini terbukti telah membantu nasabah dunia usaha khususnya UMKM dan masyarakat untuk bangkit menghadapi dampak pandemi,” tutup Haru.

Sebagaimana diketahui kegiatan Webinar tersebut dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom serta siaran langsung melalui saluran Youtube Bank BTN dan Persatuan Insinyur Indonesia. Kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang menghadirkan beberapa narasumber antara lain, yaitu Ir. Dandung Sri Harninto (Wakil Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia), Harry Endang Kawidjaja (Ketua Umum DPP Himperra), Nofry Rony Poetra (Direktur Finance, Planning & Treasury Bank BTN) dan Wijayanto Samirin (Ekonom Universitas Paramadina). (Rel/KTN)

Bagikan :