Balita 48 Bulan Ditemukan Tewas di Septictank Milik Warga

Lokasi korban ditemukan sekira pukul 22:00 wib dalam keadaan sudah tewas. Sabtu (21/8/2021)
Bagikan :

BATU BARA – Kliktodaynews.com|| Balita beranjak usia hampir 48 bulan ini di kabarkan hilang saat bersihkan areal pekarangan belakang rumah, tepat diareal sebuah tanaman pohon pisang, hampir 10 jam dicari oleh keluarga korban tidak dapat ditemukan. Kejadian diperkirkan sekira pukul 12:00 wib siang, anak balita (korban) ditemukan sekira pukul 22:00 wib dalam keadaan
sudah tewas. Sabtu (21/8/2021)

Awal mulanya saat kejadian, balita itu bersama orang tua dan saudara kandungnya sedang berada dibelakang rumah persisnya dibawah pohon pisang sedang membersihkan areal pekarangan belakang.

Tak berselang lama, kerena ada keperluan mengantar tabung gas, sang ibu meninggalkan balita bersama sang ayah dan saudara kandungnya.

Kemudian saudaranya juga pergi. Lalu ayahnya pergi sebentar kedalam rumah dan masih sempat melihat sang balita.

Tak berapa lama kemudian, sang ayah kembali ke belakang dan sudah tidak melihat anaknya lagi.

Selanjutnya sang ayah berusaha mencari dibeberapa tempat namun tidak menemukannya.

Wargapun turut membantu pencarian terus dilakukan hingga ke perkebunan kelapa sawit, namun tak kunjung ditemukan.

Baca Juga :  Menkes: Program Beasiswa, Kita akan Prioritaskan Siswa Berprestasi Papua Jadi Dokter

“Tadi kami pas duduk-duduk. Lalu Boreg terdetak dan mengajak kami mengecek septic tank di belakang rumah. Ku ajak la orang ini, jadi bertiga la kami. Yok, kita cek septic tank belakang itu. Setelah kami cek di dalam septic tank, kok ada macam pakaian, ku raba-raba, terus tepegang pinggang belakangnya, terus ku angkat, Ini dia… Ini dia… Ku bilang. Posisinya telungkup,” ujar Opung Uni.

Menurut warga, saat pencarian berlangsung, septic tank tempat korban ditemukan sudah diperiksa.

“Tadi sore uda diperiksanya itu, karena posisi septic tanknya pas disebelah rumah korban. Tapi karena saptic tanknya tertutup oleh kayu-kayu/seng dan warga tidak curiga, cuma diintip-intip aja. Karena pun gak ada tanda-tanda/jejak penutup septic tank. Kalau ada yang masuk, pasti seng penutupnya terbuka/berongga. Ini gak ada,” jelas warga yang lain.

Sementara pasca kejadian, Polisi turun ke TKP melakukan pengecekan di lokasi kejadian dan meminta keterangan para saksi. (STAF07/KTN)

Bagikan :