Penganiaya Bocah Berusia 8 Tahun di Karo Ditetapkan Tersangka

Ket foto: ketika unit PPA yang di konfirmasi di ruang komisi perlindungan anak dan memberikan keterangan kepada wartawan foto; terkelinbukit
Ket foto: ketika unit PPA yang di konfirmasi di ruang komisi perlindungan anak dan memberikan keterangan kepada wartawan foto; terkelinbukit
Bagikan :

Tanah Karo – Kliktodaynews.com Setelah memeriksa korban, para saksi, dan terlapor RT dan melakukan gelar perkara. Penyelidik unit PPA (Perlindungan Perempuam Anak) Polres Tanah Karo, ahirnya menetapkan RT (34), warga salah satu desa di Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo menjadi tersangka dalam kasus dugaan kekerasaan terhadap anak dibawah umur yang terjadi pada hari jumat 11 Desember 2020 , di salah satu Desa Kecamatan Tiga Panah Kabupaten Karo.

Dikatakan Kanit PPA Polres Tanah Karo, Ipda.Tina Naiggolan, ketika di konfirmasi, pada Senin (1/3/2021) di ruang kerjanya, mengatakan telah menetapkan tersangka pada Kasus kekerasan anak di bawah umur.

“Kita, Polres Tanah Karo telah menetapkan RT sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur” ujar Kanit PPA.

Ketika di konfirmasi kembali unit penyidik PPA sudah memeriksa RT sebagai tersangka dan apakah di lakukan penahanan, Kanit PPA Tina Nainggolan mengatakan, bahwa pihaknya sudah memeriksa tersangka RT namun tidak di lakukan penahanan terhadap tersangka RT karena ancamannya di bawah lima tahun sesuai dengan pasal yang didakwakan yaitu Pasal 80 ayat 1 UU RI no. 35 THN. 2004 tentang perlindungan anak dengan ancaman 3 tahun 6 bulan dan berkasnya sudah kita limpahkan ke Kajari Karo.

Baca Juga :  Bupati Karo Tinjau Jalan Tembus Payung - Kuta Suah dengan Berjalan Kaki


“Kita sudah memeriksa RT sebagai tersangkan,namun tidak dilakukan penahanan karena acamanya di bawah lima tahun sesui dengan pasal yang didakwakan yaitu pasal 80 ayat 1 UU RI no 35 Tahun 2004 tentang perlindungan anak dengan ancaman 3 tahun 6 bulan serta berkasnya sudah kita kirimkan ke Kejaksaan, kita tunggu petunjuk dari Jaksa penuntut umum ” kata Ipda Tina Nainggolan.

Sebelumnya bocah yang masih berusia delapan tahun dituduh mencuri uang dan babak belur dianiaya tersangka. Tak terima atas kejadian tersebut sang ibu membuat pengaduan ke Polres Tanah Karo. Laporan pengaduan tertuang dalam STPL Nomor : STPL/931/ XII/2020/SU/RES.T.Karo tertanggal 21 Desember 2020;

Dalam kasus kekerasaan anak dibawah umur ini, pihak penyidik unit PPA Polres Tanah Karo sudah memeriksa 10 orang sebagai saksi dalam kasus ini. Hingga penetapan tersangka.(LIN/KTN)

Bagikan :