Disperindag Kabupaten Karo Adakan Pasar Murah Membantu Daya Beli Masyarakat

Bagikan :

Tanahkaro-Kliktodaynews.com Pemerintah Kab. karo tetap konsisten dan berkomitmen akan bekerjasama dan bersinergi antara SKPD terkait untuk mendongkrak inflasi Kab.Karo. sehingga Masyarakat Karo mempunyai daya beli karena harga terkendali, yang selama ini terkesan dimata masyarakat minim daya beli karena efek penanganan belum maksimal.

Menanggapi ini Bupati karo Terkelin Brahmana melalui Kabag Perekonomian Rismawati Br Ginting, mengatakan peluang kesuksesan lapangan kerja harus adanya dorongan setiap daerah mengandalkan TPID (tim pengendalian Inflasi Daerah).

Hal ini dikatakan kabag perekonomian saat mengikuti kegiatan TPID didampingi Putri Mora Br Sitepu Kasubag perekonomian, Kamis (25/7) pukul 08.00 wib di hotel Grand Sahid, Jakarta dan langsung mengatakanya terhadap beberapa wartawan yang secara kebetulan berada di kantonya kabanjahe jumat 26/07.2019.

Menurut Rismawati, caranya melalui Hasil Pertanian yang di kelola oleh Dinas Disperindag penyalurannya supaya jangan disusupi oleh para calo alias cukong, sehingga Petani dapat Harga yang Baik dari hasil taninya sendiri,bukan sebaliknya petani menjadi rugi. Katanya disela sela menunggu rapat TPID dimulai.

Baca Juga :  FPI Sambangin Pengajian Bulanan Yayasan Muslim Karo Simalem (YMKS) Dan Serahkan Bantuan


Untuk menekan harga jual agar stabil dipasar dan masyarakat tidak menjerit dan merasa terbeban karena tingginya daya beli, maka disini dibutuhkan kolaborasi para OPD dapat melakukan secara rutin sidak ke pasar tradisional bersama Tim TPID, guna mencegah harga agar tetap stabil, tidak dengan semena mena pedagang menaikkan turunkan harga sesuka hati. Tandasnya

Lebih lanjut dijelaskan Rismawati, khusus dinas terkait Ketapang jika sudah mengelola SRG (Sistem Resi Gudang) sebagai penyimpan hasil Tani sehingga harga jual bisa di kontrol oleh pemerintah kab.karo disaat hasil tani melimpah harga tidak turun tetapi tetap stabil karena barang bisa di simpan di SRG. Sambungnya lagi

Pada kesempatan yang sama, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH mengapreisasi apa yang telah disebutkan oleh kabag perekonomian, ketika mendengar saran masukan tersebut, bahkan langsung menyetujui SRG merupakan bentuk penyimpanan jagung yang terdapat di desa Simolap kec. Tiga Binanga, di minta segera akan diaktifkan kembali oleh OPD tekhnisnya. Ujarnya

Kedepan untuk membantu masyrakat sesuai program TPID kita akan dorong Disperindag kab. Karo agar selalu rutin membuat pasar Murah bekerja sama dengan Bulog untuk membantu masyarakat Karo memenuhi kebutuhan sehari hari dengan harga terjangkau.ucapnya mengakhiri.(LIN/KTN)
Baca Juga :  HUT Kodam I/BB ke 70, Bupati Karo Hadiri Pemberian Sembako di Desa Salit

Bagikan :