7 KG GANJA SIAP EDAR DARI LADANG DI TIGAPANAH, RUSDIAMON AKHIRNYA TERTANGKAP DAN DITEMBAK POLISI

KAPOLRES KARO AKBP BENNY IKUT MENGAMANKAN PELAKU DAN BARANG BUKTI GANJA KERING DAN GANJA SIAP PANEN
KAPOLRES KARO AKBP BENNY IKUT MENGAMANKAN PELAKU DAN BARANG BUKTI GANJA KERING DAN GANJA SIAP PANEN
Bagikan :

Tanahkaro-Kliktodaynews.com Atas pengaduan dan laporan masyarakat yang masuk ke Polres Karo, Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Karo akhirnya berhasil mengamankan 2 (dua) orang tersangka penyalahgunaan narkotika jenis ganja, RUSDIAMON GINTING, Laki-laki, Umur 36 Tahun, agama Kristen Protestan, seorang wiraswasta, warga desa Singa Kec. Tiga Panah, Kab. Karo dan Rusliwan Ginting alias Mburak warga desa yang sama, Selasa, 28 /01/2020 sekira pukul 10.30 WIB di area perladangan Barung Kuburen, desa Singa, Kec. Tiga Panah, Kab. Karo.

Dua orang tersangka tersebut, selain terbukti memiliki barang bukti berupa daun ganja kering seberat tujuh ratus kilogram siap edar, juga kedapatan mempunyai 14 (empat belas) batang ganja yang mereka tanam di ladang milik mereka.

Kasatres Narkoba Polres Tanah Karo AKP RAS MAJU TARIGAN mengatakan bahwa penangkapan ini dilakukan Tim SATRES NARKOBA POLRES KARO DENGAN POLSEK TIGA PANAH. Lanjut dirinya menjelaskan bahwa narkotika jenis Ganja yang ditanam oleh tersangka Rusdiamon Ginting ini diamankan dari 3 (tiga) lojasi perkebunan yang berbeda.

Baca Juga :  Satres Narkoba Polres Tanah Karo Menangkap Terduga Bandar Narkoba


” Tersangka menanam barang haram tersebut di antara tanaman kopi miliknya agar tidak terlihat orang. Selain itu RG juga seorang resedivis dengan kasus narkoba dan sudah menjadi target operasi Satres Narkoba Tanah Karo,” ujar Rasmaju.

Rasmaju menambahkan bahwa operasi ini adalah bagian dari operasi Antik Toba 2020 yang dimulai pada 27 Januari 2020 lalu.

Rusdiamon sendiri mengaku bahwa dirinya sudah setahun menanam ganja di kebun kopi miliknya dan di kebun milik adiknya juga. Tanaman ganja ini rencananya akan dia edarkan dan konsumsi sendiri. Tapi ternyata dirinya keburu tertangkap dan karena hendak melarikan diri akhirnya petugas harus menghadiahkan timah panas di kaki sebelah kirinya. (DI/KTN)

Bagikan :