Pengakuan Teroris: Rencanakan Penyerangan SPBU Tuntut Rizieq Bebas

Terduga teroris Bambang Setiono/ist
Terduga teroris Bambang Setiono/ist
Bagikan :

JAKARTA – Kliktodaynews.com Tim Densus 88 Antiteror menangkap sejumlah terduga teroris di Jakarta, Tangerang Selatan dan Kabupaten Bekasi. Empat terduga teroris yang ditangkap mengaku sebagai simpatisan FPI.

Bambang Setiono alias BS (43), salah satu terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di Bekasi, Jawa Barat, membuat video pengakuan terkait jati diri serta target operasi.

“Saya Bambang Setiono menjadi simpatisan FPI sejak awal Desember 2020. (Keterlibatan saya) membuat bahan dari black powder dari Zulaimi Agus di Sukabumi. Merencanakan aksi penyerangan kepada SPBU dengan bom molotov untuk menuntut bebas HRS,” kata Bambang dalam video yang diterima.

Bambang juga mengaku mengetahui pembuatan bahan peledak Zulaimi Agus atas perintah Habib Husein Hasni di Condet, Jaktim. Untuk diketahui, Husein Hasni juga ditangkap di Condet, Jaktim pada Senin (29/3) lalu.

“Merencanakan aksi penyerangan dengan ketapel dan peluru gotri jika terjadi kerusuhan saat demo. Merencanakan pemberian serbuk HClO3 kepada setiap DPC dan DPW wilayah Bandung melalui Habib Nabil dan wilayah Brebes melalui Habib Hasan,” tuturnya.

Baca Juga :  Kasus Anjing Masuk Masjid, MUI Minta Masyarakat Tenang


Bambang juga mengaku mengetahui rencana penyerangan Habib Husein Hasni kepada anggota kepolisian.

“Mengetahui rencana penyerangan air keras oleh Habib Husein Hasni kepada petugas kepolisian. Berencana mengajarkan laskar-laskar FPI cara membuat bahan aceton,” katanya.

Dihubungi terpisah, Eks Wasekum Azis Yanuar menjawab singkat soal pengakuan teroris tersebut.

“Tidak tahu, FPI sudah bubar,” ujar Azis Yanuar.

Seperti diketahui, Tim Densus 88 Antiteror menangkap 5 terduga teroris di Jakarta, Tangerang Selatan dan Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu.

Sumber : Detik.com / KTN

Bagikan :