Terjerat Dua Kasus, Koboi Fortuner Dicopot dari Jabatan CEO

Bagikan :

JAKARTA – KLiktodaynews.com Muhammad Farid Andika pengendara mobil Fortuner viral di media sosial setelah mengacungkan senjata api seusai menabrak salah seorang pengendara sepeda motor di Duren Sawit,Jumat (2/4/2021).

Farid kini menghadapi dua kasus, yakni keterlibatan dalam kecelakaan lalu lintas dan kepemilikan senjata api.

Dikutip dari Inews.id, Senin (5/4), akibat kasus tersebut, Farid mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO (Chief Executive Officer) Restock.id. Untuk sementara waktu jabatan CEO Restock dijabat Tiar Nabilla Karbala yang sebelumnya menjabat komisaris perusahaan.

“Untuk sementara kami telah menunjuk Tiar Nabilla Karbala sebagai CEO Restock.id. Insyaallah minggu depan kita akan bantu startup yang fenomenal dengan nilai investasi yang cukup besar dari yang sebelum-sebelumnya. Kami mengajak masyarakat untuk objektif dan tenang dalam menanggapi isu yang ada,” ujar Chief of Sales Restock, Rega Sardjono, Sabtu (3/4/2021).

Pengemudi ‘Koboi’ di Duren Sawit Bukan Anggota Perbakin

Sementara itu, Polda Metro Jaya menyebut Persatuan Berburu dan Menembak Indonesia (Perbakin) tidak menerbitkan KTA atas nama MFA, koboi jalanan yang viral lantaran menodongkan pistol kepada pengendara motor di Duren Sawit.

Baca Juga :  Pelaku Curanmor di Ringkus Tekab Polsek Sunggal, Mereka Menyebut Nama Penadah


“Perbakin sudah kita lakukan pemeriksaan, dan sudah menyatakan bahwa tidak ada terdaftar nama yang bersangkutan (MFA) di Perbakin,” jelas Kabid Polda Metro Jaya, Yusri Yunus di Jakarta, Sabtu (3/4/2021).

Yusri juga mengatakan, penyidik juga masih terus mendalami kepemilikan senjata yang digunakan MFA yang sebelumnya sempat ditodongkan kepada pengguna jalan lain.

“Ini kan masih didalami kalau itu ya (asal senjata),” ujarnya.

Atas perbuatannya, MFA bakal dijerat dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 lantaran memiliki senjata air soft gun tanpa izin. Penyidik juga membuka kemungkinan MFA ditetapkan sebagai tersangka kasus laka lantas. (RED/KTN)

Bagikan :