Proyek tahun 2022, jalan Bina Marga Sumut di Jalan Sudirman Parombunan dan Aek Horsik “Terbengkalai”

Bagikan :

SIBOLGA – Kliktodaynews.com|| Meskipun anggaran tahun 2022 sudah berlalu, namun pekerjaan Peningkatan struktur jalan Provinsi di jalan Sudirman sepanjang 2,50 km Aek Parombunan Kota Sibolga dan proyek jalan Sibolg aek horsik sepanjang 3 KM hingga saat ini masih terbengkalai.

Proyek yang diperkirakan selesai akhir tahun 2022 ini, terlihat masih terbengkalai dan tidak bisa disekesaikan.

Menurut salah seorang warga sibolga, pengguna jalan sudirman aek parombunan, Reyber simorangkir, selasa (10/1) di Sibolga, kepada wartawan menjelaskan, bahwa hingga saat ini proyek jalan tersebut masih terbengkalai, hanya sebatas pembersihan dan sedikit penimbunan.

“Hingga saat ini sudah masuk januari 2023 masih terlihat belum ada peningkatan dari pekerjaan tersebut untuk bisa menyelesaikannya,”ucap reyber Simorangkir.

Oleh karena itu, dirinya berharap agar aparat penegak hukum terutama Kejatisu, untuk turun mengusut proyek yang hingga saat ini belum selesai dan dirinya juga meminta untuk mengusut kadis bina marga sumut serta meninjau jabatan KUPT JJ Sibolga Hasmar Batubara karena tidak bisa bertanggungjawab untuk menyelesaikan kedua pekerjaan tersebut.

“Bahkan yang sangat disesalkan, pihak rekanan dan kepala UPT JJ Sibolga seolah olah menyembunyikan kedua proyek ini untuk tidak di ketahui oleh masyarakat dengan tidak memasang plank proyek,” jelas Dia.

Sementara itu, kepala unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan (Kupt jj) sibolga Hasmar Batubara saat di konfirmasi wartawan melalui Wa selasa (10/1) sekitar pukul 14.36 wib menanyakan “… mau konfrmasi sedikit pak terkait 2 proyek bina marga sumut, 1. Proyek peningkatan jalan provinsi di jalan sudirman aek parombunan sepanjang 2.50 km dan 2. Proyek peningkatan struktur jalan provinsi sibuluan aek horsik sepanjang 3 km, hingga saat ini kok belum selesai, alias terbengkalai? Dan kenapa juga proyek tersebut tidak ada plank proyeknya? ” Tidak ada respon.

Namun saat di wa sebelumnya, Senin (9/1) ditanya, “nama perushaaan pelaksana proyek tersebut siapa, nilai proyek sesuai dengan nilai terkoreksi, dan berapa lama jangka waktu pekerjaan dan berapa ketebalan base A dan base B serta berapa ketebalan aspal hotmix” dijawab KUPT JJ Sibolga Hasmar Batubara, “Atas dasar apa abang mempertanyakannya apakah abang auditor atau BPK?” (JN)

Bagikan :