Kasus Pembunuhan Guru di Aceh Barat Terungkap, Ini Motifnya

Konferensi pers kasus pembunuhan guru di Aceh Barat. ©2021 dok Polres Aceh Barat
Bagikan :

ACEH – Kliktodaynews.com|| Pihak kepolisian Polres Aceh Barat, berhasil mengungkap satu orang pelaku pembunuhan Fitriani (46), warga Desa Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, dengan pelakunya satu orang.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Andrianto Argamuda, mengatakan pelaku merupakan seorang kepala dusun desa setempat inisial JH (45). Dia menghabisi nyawa guru SMK itu lantaran sakit hati dihina berulang kali oleh korban dengan menyebutnya “keturunan PKI”.

“Sehari sebelum kejadian, pelaku sudah datang dengan membawa parang ke rumah korban berniat ingin membunuh. Namun niat buruk tersebut tak jadi dilakukan, hanya terjadi adu mulut,” kata Andrianto, Selasa (16/11).

AKBP Andrianto menjelaskan, keesokan harinya, sebelum membunuh Fitriani, pelaku sempat datang ke masjid untuk shalat Magrib. Di sana, juga ada suami korban.

“Suami korban usai shalat Magrib tidak segera pulang, pelaku menuju rumah korban dan mondar-mandir di sekitarnya. Tak lama berselang anak korban keluar dari rumah, lalu pelaku masuk dari pintu samping. Saat menemui korban, pelaku langsung meninju wajah korban hingga terjatuh,” ujar dia.

Baca Juga :  Polisi yang Peras Pengendara di Medan, Terancam 9 Tahun Bui

Pelaku JH kemudian mengambil handphone korban. Korban yang tak berdaya diseret ke halaman belakang rumah.

Di sana, JH menghantam kepala korban dengan batu seberat 30 kilogram hingga tewas. Lalu pelaku mengambil perhiasan emas milik korban, yakni kalung dan gelang dengan berat total hampir 60 mayam.

“Sebagian emas yang diambil itu digunakan pelaku untuk membayar hutang,” ujarnya.

Andrianto Argamuda menyebut, pelaku diancam hukuman mati sesuai dengan pasal 40 juncto 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Sumber :  merdeka.com

Bagikan :