Demo di Kejati Sumut, AMPERA Soroti Dugaan Kejanggalan Anggaran Rp6,5 Miliar Satpol PP Batu Bara

Bagikan :

Batu Bara, Kliktodaynews.com – Dugaan kejanggalan dalam penggunaan anggaran di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batu Bara memicu aksi protes. Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kabupaten Batu Bara (AMPERA) menggelar unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara, Kamis (12/3/2026).

Dalam aksinya, massa mendesak aparat penegak hukum untuk segera menelusuri dugaan kejanggalan pada alokasi anggaran sekitar Rp6,5 miliar yang diperuntukkan bagi honorarium Praja dan Damkar di Satpol PP Batu Bara.

Koordinator aksi, Ahmad Fatih Sultan, menegaskan bahwa kedatangan pihaknya ke Kejati Sumut bukan sekadar aksi simbolik, melainkan wujud kontrol publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.

“Uang yang digunakan adalah uang rakyat. Ketika muncul pertanyaan publik terkait anggaran miliaran rupiah, maka harus ada penjelasan yang transparan. Jika perlu, aparat penegak hukum turun langsung melakukan penelusuran,” tegasnya dalam orasi di hadapan massa.

AMPERA memaparkan sejumlah poin krusial yang dinilai memerlukan perhatian serius. Salah satunya adalah besaran alokasi honorarium Praja dan Damkar sebesar Rp6,5 miliar yang dinilai perlu diklarifikasi secara rinci jika dibandingkan dengan jumlah personel aktif pada periode yang sama.

Selain itu, massa juga menyoroti adanya restrukturisasi jabatan di internal Satpol PP Kabupaten Batu Bara yang menurut mereka belum dijelaskan secara terbuka, terutama kaitannya dengan perencanaan anggaran sebelumnya.

Bagikan :