9 Kg Narkotika Jenis Sabu-sabu Yang Hendak Diselundupkan Dari Dumai Ke Kota Medan Dan Jakarta Digagalkan Pihak BNN

Bagikan :

Dumai-Kliktodaynews Jaringan narkoba menggunakan ibu rumah tangga (IRT) Dan jasa travel untuk.mengelabui petugas agar bisa lolos bawa narkoba.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari mengatakan, dalam penggerebekan ini, pihaknya menangkap 6 orang sindikatnya, yang terdiri dari 5 pria dan 1 wanita.

“Keenamnya merupakan sindikat peredaran narkoba, Malaysia – Dumai – Medan – Aceh – Jakarta, jaringan Wan,”katanya, Selasa (19/3/2019).

Ia mengaku, penangkapan ini dilakukan di Jalan Lintas Sumatera, wilayah Dumai, pada Minggu (17/3/2019). Adapun ke 6 pelaku masing-masing, Arman (pengendali), Harianto (kurir), Adi (kurir), Syamsiah (kurir), Hamidi (abk), dan Kamarudin (abk).

Modus mereka, kata pria dengan bintang dua dipundaknya ini, membawa narkotika jenis sabu-sabu dari Malaysia melalui jalur laut dan diselundupkan ke Aceh.

“Mereka libatkan Ibu Rumah Tangga (IRT) sebagai kurirnya,”ujar Arman Depari.

Peristiwa penangkapan ini berawal pasca-Syamsiah (IRT) berangkat dari Medan menuju Dumai bersama dengan tersangka Arman, Adi, Harianto mengendarai mobil merah BK 1385 ZZ, pada Sabtu (16/3/2019) pukul 17.20 WIB.

Sesampainya di Dumai, Hamidi langsung memberikan 9 bungkus paket sabu seberat 9 KG kepada tersangka Arman.

Syamsiah dengan menumpangi becak bermotor (Betor) langsung menuju travel untuk menyelundupkan barang haram tersebut ke Pekanbaru dengan menggunakan travel.

Namun, aksi mereka tidak berjalan mulus karena petugas melakukan penangkapan terhadap Syamsiah yang saat itu sedang menumpangi Betor.

Dari pemeriksaan yang dilakukan padanya, aku Arman Depari, ditemukan 5 bungkus narkotika, sehingga dilakukan pengembangan di mobil merah yang dikendarai para pelaku, dan menemukan 4 bungkus sabu lainnya.

“Menurut keterangan para tersangka, narkotika ini akan dibawa ke Medan sebanyak 5 kg dan ke Jakarta sebanyak 4 kg,”ujarnya.

Modus mereka menggunakan IRT dan menggunakan travel untuk mengelabui petugas dan tidak dicurigai dan luput dari perhatian petugas.

Arman mengaku, sejauh ini pihaknya masih melakukan pengembangan dan para tersangka beserta barang bukti sudah diamankan dan selanjutnya akan di bawa ke BNN RI.

Bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*