Viral di Media Sosial, Pria Pengganda Uang di Bekasi Ditangkap Polisi

Viral video pria di Bekasi gandakan uang (Tangkapan layar)
Viral video pria di Bekasi gandakan uang (Tangkapan layar)
Bagikan :

BEKASI – Kliktodaynews.com Setelah videonya viral di media sosial pria di Bekasi yang diduga mampu melakukan penggandaan uang pecahan 100 ribu akhirnya ditangkap Kepolisian Resor Metro (Polrestro) Bekasi di kediamannya Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dilansir dari Antaranews.com, Senin, (22/3/2021), sudah dijemput langsung oleh petugas dari Polres Metro Bekasi semalam,” kata Ketua RT 01 Kelurahan Bahagia Mubaidi, di Bekasi, Senin.

Identitas sang pengganda uang terungkap, usai munculnya postingan video menggandakan uang yang membuat jagat media sosial menjadi ramai. Diketahui pemeran pria berambut gondrong di video itu bernama Herman atau dikenal dengan sebutan ustaz Herman.

“Saya malah baru tahu kalau warga saya ada yang mampu menggandakan uang katanya,” ujar Mubaidi.

Sebelum video itu viral, kata dia, warganya kerap melihat sejumlah orang berkunjung ke rumah diduga pelaku pengganda uang itu, di Gang Veteran, RT 01 RW 03, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Sebelumnya Video itu diunggah oleh akun Facebook Boger Panglima Srigala Tempur pada Sabtu (21/03/20) dan sudah dibagikan lebih dari 20 ribu kali di media sosial Facebook.

Baca Juga :  Viral di Medsos, Video Seorang Pria Gandakan Uang Pecahan Seratus Ribu


Dalam video terlihat seorang pria gondrong memakai peci mengenakan baju dongker dan celana hitam.

Dengan duduk bersila dan didepannya terdapat sebuah kotak dibungkus kresek hitam, satunya peti kayu kecil yang di dalamnya terdapat suatu benda yang sekilas terlihat seperti jenglot.

Kemudian, pada kotak kedua yang lebih besar dan tampak kosong, pria tersebut memasukkan sebuah kertas yang sebelumnya telah dilipat lalu menyusun peti kayu kecil dan sebuah kotak cermin di atas kotak besar.

Ia kemudian mengeluarkan uang tersebut dan menyebarkannya satu persatu di lantai seakan tak habis hingga memenuhi teras. (TIM/KTN)

Bagikan :