Pemko Pematangsiantar Hadiri Yatim Fest Ramadhan, Wali Kota Tegaskan Komitmen Kepedulian, Pendidikan, dan Toleransi

Bagikan :

Suasana haru terlihat ketika keduanya berinteraksi langsung dengan para anak yatim, menerima sertifikat penghargaan, serta mendapatkan penyematan ulos sebagai simbol penghormatan dan kebersamaan.

Menurut Wesly, kepedulian terhadap anak yatim bukan sekadar kegiatan sosial semata, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Kota Pematangsiantar.

“Perhatian yang kita berikan hari ini adalah investasi untuk masa depan kota yang kita cintai. Mereka berhak mendapatkan kasih sayang, pendidikan yang layak, serta kesempatan untuk tumbuh secara optimal,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Kota Pematangsiantar selama ini dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya, masyarakat tetap hidup berdampingan secara harmonis.

“Pematangsiantar adalah kota yang plural dan penuh keberagaman. Namun toleransi selalu terjaga dengan baik. Inilah kekuatan kita. Kegiatan seperti Yatim Fest Ramadhan bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga cerminan persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wesly menyampaikan bahwa momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, serta solidaritas di tengah masyarakat. Pemko Pematangsiantar, kata dia, akan terus mendorong berbagai kegiatan kemasyarakatan yang mampu mempererat persaudaraan dan menjaga harmoni sosial.

Kepada anak-anak yatim yang hadir, Wesly juga memberikan pesan motivasi agar tetap semangat menempuh pendidikan dan berani memiliki cita-cita besar.

Bagikan :