Pemerintah Kota Pematangsiantar, lanjut Wesly, terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, BUMD, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai kemanusiaan.
“Pembangunan harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian lebih. Semoga santunan yang diberikan hari ini dapat meringankan beban serta membawa kebahagiaan bagi para penerima,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wesly juga mengucapkan terima kasih atas kebijakan Perumda Tirta Uli yang menggratiskan pembayaran air bagi seluruh masjid di Kota Pematangsiantar selama bulan Ramadhan. Ia menyebut kebijakan tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata perusahaan daerah kepada rumah ibadah.

Kebijakan serupa juga diterapkan bagi gereja pada momentum perayaan Natal dan Tahun Baru. Wali Kota memastikan program tersebut akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya.
Sebelum menutup sambutannya, Wesly mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, dan menumbuhkan semangat berbagi dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Uli, Arianto ST MM, dalam laporannya menyampaikan bahwa tahun ini pihaknya melaksanakan sejumlah program sosial, di antaranya menggratiskan rekening air bagi 161 masjid dan musholla, memberikan tali asih kepada 100 jamaah masjid dan 12 pengurus BKM, serta santunan kepada para ustadz yang mengisi kuliah agama di lingkungan perusahaan.
