Riyan Jefri Hamonangan Lumbanbatu sendiri merupakan anak pertama dari lima bersaudara dan lulusan SMA Negeri 1 Pematangsiantar. Perjalanan hidupnya tidak selalu mudah. Sejak ayahnya meninggal dunia pada Desember 2024, Riyan harus mengambil peran sebagai tulang punggung keluarga.
Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan tekadnya untuk terus berprestasi. Dengan semangat dan kerja keras, ia tetap konsisten menjalani latihan serta mengikuti berbagai kompetisi.

Sebelum fokus di cabang olahraga kickboxing, Riyan terlebih dahulu menekuni sejumlah cabang bela diri seperti wushu, kungfu, dan MMA. Ia mulai serius meniti karier di dunia kickboxing sejak tahun 2020 dan bahkan sempat tampil dalam ajang One Pride MMA.
Puncak prestasinya diraih ketika berhasil meraih medali emas kelas K1 – 60 kilogram pada SEA Games 2025, setelah sebelumnya juga menorehkan prestasi di Kejuaraan Kickboxing Asia 2024 serta Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.
Riyan mengaku terharu atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Pematangsiantar terhadap dirinya sebagai atlet daerah.
“Mudah-mudahan dalam pemerintahan Bapak Wesly Silalahi selalu memperhatikan atlet-atlet Kota Pematangsiantar. Saya akan terus berjuang untuk kota kita yang tercinta,” ungkapnya.
Ketua Dewan Guru Perguruan Kungfu Naga Sakti Siauw Lim Sie Indonesia, Drs Risbon Sinaga MM, turut menyampaikan kebanggaannya atas prestasi Riyan serta apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah memberikan perhatian kepada para atlet.
