Pensiunan PNS Warga Laguboti, Ditemukan Tewas tergantung di Dolok Tolong Balige

Bagikan :

[Balige – Kliktodaynews.com] GEMPAR. seorang pesiunan PNS, JN (58) warga jalan Sisingamangaraja Kelurahan Pasar Laguboti Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara, ditemukan tewas tergantung di Perbukitan Dolok Tolong Desa Lintong ni Huta, Kecamatan Tampahan Kabupaten Toba, Sabtu (01/08/2020) sekira pukul 15.00 WIB

Kapolsek Balige AKP Agus Salim Siagian dalam siaran pers menjelaskan kronologi temuan mayat pria yang tergantung di dahan pohon Pinus tersebut.

Menurut penjelasan Agus Salim, berawal dari saksi I, Hitler Sianipar (38) penjaga Situs (site) Hutan Lindung Dolok Tolong, warga Desa Pargaulan Lintongnihuta Kecamatan Tampahan Kabupaten Toba.

Saksi I Hitler Sianipar. sebut Kapolsek. Melihat ada satu sepeda motor Honda Vario warna merah Nopol BB 6850 ED milik korban terparkir di tepi jalan ke Puncak Dolok Tolong.

Kemudian tanpa sengaja dia melihat bawah sekitar lebih kurang 10 meter dari titik parkir sepeda motor ada sosok pria tergantung dengan seutas tali di leher pada dahan pohon pinus.

Ketakutan atas pemandangan seram itu. Hitler spontan berlari melapor ke saksi II, Holong Simanjuntak (47) kepala desa setempat yang kemudian meneruskan laporan ke Polsek Balige, Ungkap Agus Salim

Baca Juga :  Bupati Toba: Segera Beli Beras, Jangan Tuak


Mendapat laporan temuan mayat tergantung, pihak Polsek Balige di pimpin AKP Agus Salim Siagian langsung terjun ke lokasi serta berkoordinasi dengan tim Identifikasi Polres Tobasa untuk melakukan cek dan olah TKP. Seusainya, jasad korban diturunkan untuk di evakuasi ke RSUD Porsea guna di Visum luar.

Tanda tanda ditemukan pada jasad korban dari hasil pemeriksaan luar di TKP, ditemukan cairan sperma, mengeluarkan kotoran dan lidah korban menjulur keluar dan dari hasil pemeriksaan di RSUD Porsea tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. Korban diperkirakan meninggal karena gantung diri. Ungkapnya.

Dari TKP, pihak Kepolisian Balige mengamankan barang bukti satu (1) unit Sepeda motor Honda Vario warna merah nopol BB. 6850 ED, satu (1) buah Helm warna abu abu, sehelai (1) jacket warna hitam, saru (1) celana panjang warna hitam jenis keper, sepasang (1) sepatu warna hitam, seutas (1) tali nylon sepanjang 1,27 centimeter dalam ikatan simpul.

Kemudian satu (1) dompet warna coklat kehitaman berisi SIM A dan SIM C, satu (1) buah cincin bermata coklat (telah diserahkan kepada keluarga), satu (1) unit Handphone merk Nokia warna hitam, satu (1) kotak tempat kaca mata lengkap dengan isinya. satu (1) helai kaus baju garis garis merah campur putih, satu (1) gantungan kunci berisikan kunci kunci serta satu (1) buah kunci Sepeda motor Honda Vario
Baca Juga :  Bersepeda 37 KM, Kapolda Sumut Sapa Masyarakat dan Anak-anak


Diujung keterangannya Agus Salim mengatakan, jasad korban telah diserahkan kepada pihak keluarga. Saat serah terima jenazah, pihak keluarga menyerahkan Surat Pernyataan tidak keberatan aras kematian korban sehingga tidak dilakukan upaya bedah mayat (otopsi) terhadap jasad korban.

Petugas terjun ke TKP, Kapolsek Balige AKP Agus Salim Siagian dan jajaran IPTU Marlen Sitanggang, Kanit Reskrim Polsek Balige IPDA D. Siallagan, AIPTU MS Nainggolan AIPTU Sudarwanto, AIPDA R. Aritonang, BRIPKA B. Nainggolan, BRIPKA Surya Hamzah, BRIPKA Weller Dionz serta BRIPTU Erwin Naingolan ( DNM/KTN)

Bagikan :