Kapolres Simalungun Pantau Ratusan Supir Truk Getah di PT BSRE, 1 Orang Reaktif

KAPOLRES Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu SIK.MSi bersama perwakilan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid 19 serta Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
KAPOLRES Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu SIK.MSi bersama perwakilan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid 19 serta Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
Bagikan :

Simalungun-Kliktodaynews.com KAPOLRES Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu SIK.MSi bersama perwakilan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid 19 serta Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun mendatangi PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate (BSRE) di Nagori Dolok Merangir I Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, Rabu (06/05/2020) sekira pukul 13.00 Wib.

Kedatangan Kapolres dan rombongan untuk melakukan upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) dengan melakukan Rapid Test terhadap ratusan awak truk pengangkut getah dari berbagai wilayah luar Sumatera Utara ke PT BSRE. Sebut Kasubbag Humas AKP Lukman Hakim melalui Paur Humas Joe Harry Harahap.

Berdasar laporan dan informasi masyarakat, ujar Humas. “PT BSRE masih menerima kedatangan truk getah dari luar daerah Provinsi Sumatera Utara. Maka untuk menjaga penyebaran covid 19, terhadap 111 (seratus sebelas) awak truk, supir dan kernet dilakukan Rapid Test bertempat di Hall PT BSRE. Katanya.

Masih kata Humas, Hasil Rapid Test sementara yang disampaikan Kepala Puskesmas Serbelawan dr. Sri Mardiani, ada 1 supir truk getah dinyatakan reaktif berinisial W (49) warga Desa Bintang Mulia Kecamatan Lambu Kibang Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung. “Sudah di karantina”. Ungkap dr. Sri Mardiani seperti disampaikan Humas dalan rilis persnya.

Baca Juga :  Warga Huta I dan III Pematang Dolok Kahean Unras, Minta PT Hutama Karya Buka Akses Jalan


Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu SIK MSi kepada pihak PT BSRE agar meninjau kembali bila membeli getah dari luar daerah Sumatera Utara mengingat saat ini sedang mewabah virus corona.

Kepada supir yang dinyatakan reaktif pada Rapid Test, Kapolres meminta segera menjalani isolasi selama 14 hari di RSU Perdagangan. Kepada rekan/kernet dari supir tersebut harus di periksa lebih detail lagi.

Ditegaskan Kapolres kepada Manager dan jajaran Staff Perusahan karet milik Jepang ini agar PT BSRE mengikuti instruksi kesehatan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menyiapkan seluruh fasilitas yang dianjurkan seperti ruang penyemprotan desinfektan. Bukan hanya untuk manusianya saja namun kendaraan yang datang juga harus di semprot.

Kemudian tempat pencuci tangan, masker serta pengawasan kepada para supir. Kemudian pihak perusahaan di minta Kapolres untuk beryanggung jawab atas kebersihan dan penampungan para supir. “Jangan nanti menjadi sumber penyakit dari sini. Tegas Kapolres.

Hadir dalam kegiatan mendampingi Kapolres Kabag Ops KOMPOL S. L Widodo, Kasat Reskrim AKP M. Agustiawan, Kasat Intelkam AKP Restuadi, Kapolsek Serbelawan AKP Bambang Priyatno SSos, Danramil 05/SBL Kapten (Inf) Hairul Hadi SH dan jajaran masing masing.
Baca Juga :  Dana Afirmasi Tak Bisa Dijelaskan, Kabid Panggil Kepsek SD 097384 Dolok Panribuan


Kemudian Camat Dolok Batu Nanggar Susilo SH, Kepala Puskesmas Serbelawan dr.Sri Mardiani betikut para staff, Pangulu Nagori Dolok Merangir I Ahmad Khoiuruddin Siregar serta jajaran manajemen PT BSRE. (ALDY/KTN)

Bagikan :