Baru Setahun, Proyek Irigasi di Huta Bayu Raja-Simalungun yang dikerjakan PT. Lintong Bangun Makmur Sudah Rusak Parah

Plank proyek dan kondisi pekerjaan irigasi sudah mengalami rusak parah
Bagikan :

SIMALUNGUN – Kliktodaynews.com|| Rampung baru setahun, proyek Pemerintah Provinsi Sumatera. Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang UPT Pengelolaan Irigasi Bah Bolon di Toba Raja Hombang Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun sudah mengalami rusak parah dan kondisinya memprihatinkan.

Diketahui. Proyek program kegiatan Integrated Participatory Development and Management Irigation (IPDMIP), Aif Loan Register No 11 DDKS1A & ADB Loan Register No 1Z83YQPA, PPIU pada daerah Irigasi R. Hombang/T.Mangaraja (2.045 Ha)

Dikerjakan PT Lintong Bangun Makmur. Dimulai 21 April 2020. Selesai 17 November 2020. Daerah pekerjaan, Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun. Harga satuan, Unit Price. Sumber Dana APBD Loan Prov Sumatera Utara TA 2020.

Pantauan awak media kliktodaynews.com dilokasi, Kamis (25/11/2021), beberapa ruas tembom bangunan irigasi tersebut nampak retak dan amblas.

Sedikitnya, setiap 5-10 meter sekali. Terlihat dinding dinding saluran irigasi itu mengalami retal hingga menampakkan tanah yang ada ditepinya.

Ketika Sahat sinaga di konfirmasi terkait bangunan yang baru selesai mengatakan benar itu di kerjakan PT Lintong Bangun Makmur dan selesai 17 november 2020.Mengenai bangunan yang uda banyak pecah dan tumbang itu tanggung jawab pemborong dan untuk biaya perawatan tak ada lanjut nya.

Baca Juga :  Gencar Diberitakan, Diduga Jaringan Judi Togel di Tanah Jawa di Gulung

Sahat Hutabarat selaku Komisi Irigasi provinsi mengatakan seharusnya pemborong dan dinas PSDA bertanggung jawab atas bangunan yang baru setahun selesai uda pada pecah dan hampir tumbang.Jangan dinas PSDA buang badan dan bungkam tegas nya. (BS/KTN)

Bagikan :