Demam Berdarah Menyerang Kelurahan Aek Nauli Pematang Siantar

Demam Berdarah Menyerang Keluarahan Aek Nauli Pematangsiantar
Demam Berdarah Menyerang Keluarahan Aek Nauli Pematangsiantar
Bagikan :

Pematangsiantar-Kliktodaynews Didaerah kelurahan Aek Nauli Pematangsiantar sudah terjangkit wabah penyakit demam berdarah,sudah ada 3 kasus yang ditemukan hingga hari ini.

Masyarakat yang tinggal di keluarahan Aek Nauli menceritakan: Saya sudah melaporkan nya langsung kedinas kesehatan mohon agar dilaksanakan fogging, tetapi karna birokrasi kita yg mugkin sangat rumit maka dinas kesehatan menganjurkan agar saya menjumpai petugas puskesmas kelurahan Aek Nauli.

Dari petugas puskesmas menyarankan agar terlebih dahulu melaksanakan gotong royong.Saya kurang mengerti sebenarnya apa yg menjadi target utama untuk fogging ucapnya.Kenapa sdh ada korban tapi permintaan fogging pun tidak direspon ungkapnya kesal.

Nama-nama warga yang yang terkena DBD : Namun Harianja (3 tahun )

Grace Br.Siburian ( 15 tahun )

Heriyanti Br.Simanjuntak ( 10 tahun )

Masyarakat juga mengaatakan : mohon kepada Kadis kesehatan agar segera memanggil Kepala puskesmas Aek Nauli agar segera dapat memonitor DBD didaerah Aek nauli sebelum wabah tersebut meluas.

Ketika awak media kliktodaynews.com mencoba konfirmasi melalui SMS masalah ini kepada Kadis Kesehatan ( dr.Ronal Saragih) kita diarahkan menanyakan hal ini kepada KabidP2P ( dr.Doryln Sirait).

Baca Juga :  Media Kliktodaynews Berikan Bantuan Sembako


Ibu Doryln Sirait mengatakan ketika kita konfirmasi melalui sambungan telepon : kita akan melakukan fogging ( pengasapan ) terhadap wilayah Kelurahan Aek Nauli pada hari Senin atau Selasa (11-12/03/2019). Tetapi sebelum kita melakukan fogging kita akan melakukan Gertak PSN.

GERTAK PSN adalah gerakan yang dilakukan secara serentak dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk memberantas sarang nyamuk dengan melakukan 3 M plus diantaranya Menguras, Menutup dan Mengubur serta mendaur ulang/ memanfaatkan barang barang bekas agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya (Breading Place) jentik nyamuk Aedes Aegpty sp.

Karena menurut Ibu Doryln Sirait percuma kita melakukan fogging jika sarangnya tidak kita berantas, yang mati itu hanya nyamuk dewasa ketika di fogging sementara telur nyamuknya atau sarangnya masih ada.

Saya beserta camat dan lurah dan masyarakat akan melakukan kegiatan gotong royong memberantas sarang nyamuk ini. Kegiatan gotong royong ini akan dilakukan sebelum fogging. Biar efektif hasil nya ucapnya dalam mengakhiri pembicaraan melalui telepon.(wakeup)

Bagikan :