Viral, Sepasang Kekasih Di Batu Bara ” Gencet “

Aksi pasagan tersebut semakin viral di media sosial sebab video adegan juga diunggah sehingga jadi tontonan serta perbincangan para netizen.
Aksi pasagan tersebut semakin viral di media sosial sebab video adegan juga diunggah sehingga jadi tontonan serta perbincangan para netizen.
Bagikan :

Batu Bara – Kliktodaynews.com “Ado ado ajo jaman sekarang ini tidak bisa lepas akibat Bergencet-gencet, diduga orang gila,” begitu cuitan pemilik akun di media sosial terkait kejadian menghebohkan warga di Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Rabu malam (27/1/2021) sekira pukul 23.25 Wib.

Betapa tidak, sepasang kekasih diduga abnormal didapati beradegan mesra di tempat umum. Celakanya, meski dilerai warga, pelukan pasangan tersebut ogah dipisahkan dan terus saja “melengket”.

Aksi pasagan tersebut semakin viral di media sosial sebab video adegan juga diunggah sehingga jadi tontonan serta perbincangan para netizen.

Informasi diterima wartawan, adegan tak lazim kedua pasangan tersebut sempat menjadi buah bibir warga dan para netizen hingga dini hari. Apalagi meski pihak kepolisian Sektor Labuhan Ruku sudah turun ke TKP namun pelukan pasangan tersebut tak juga usai. Bahkan, meski sudah dinaikkan ke mobil patroli, pasangan itu seakan tak ambil peduli dan tetap saja meneruskan adegan “parah” (pelukan mesra) tersebut.

Kapolsek Labuhan Ruku AKP Jagani Sijabat, kepada wartawan membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga :  DA'I Muda Tanjung Tiram Apresiasi Kinerja Kapolres Batu Bara


“Iya benar bang, kedua orang tesebut yang terdiri dari pria dan wanita sedang berpelukan tidak mau dipisahkan, sehingga kami bawa ke Polsek untuk berikan nasehat, kami beri pakaian baru dan kami beri makan”, ujar Kapolsek.

Diketahui oknun wanita tersebut masih memiliki keluarga dan pihak Polsek sudah menghubungi pihak keluarga wanita tersebut agar bisa segera di bawa pulang kerumahnya. “Dan sudah di jemput naik becak oleh keluarganya”, imbuh Kapolsek.

“ Pihak keluarga wanita mengatakan bahwa anggota keluarganya tersebut mengalami depresi.

Sementara oknum pria menurut informasi warga memang mengalami gangguan jiwa, yang setiap hari sering lalu lalang di depan Mapolsek Labuhan Ruku sambil membawa sapu lidi”, pungkas Kapolsek. (STAF07/KTN)

Bagikan :