Komisi E DPRD Provsu Kunjungan Kerja Di Desa Wisata Bawomataluo

Komisi E DPRD Provsu Kunjungan Kerja Di Desa Wisata Bawomataluo
Komisi E DPRD Provsu Kunjungan Kerja Di Desa Wisata Bawomataluo
Bagikan :

Nias Selatan-Kliktodaynews.com Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara (Provsu) bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, melakukan kunjungan kerja yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Nias Selatan, Ir. Ikhtiar Duha, MM di Desa Bawomataluo Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan pada hari Rabu tanggal 4 Maret 2020.

Kunjungan kerja Ketua Komisi E DPRD Provsu, Dimas Tri Adji, S.I.Kom berserta rombongan dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provsu, dr. Ria Nofida Telaumbanua, M.Kes disambut oleh Kepala Desa Bawomataluo Teruna Wau dan tokoh masyarakat di Rumah Adat Besar (Omo Hada Nifolasara ).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provsu menyampaikan tujuan kunjungan bersama Komisi E untuk meninjau langsung Rumah Adat Besar di Desa Bawomataluo yang mempunyai nilai budaya yang sangat terkenal. Kunjungan ini merupakan kesempatan yang baik kepada kita bersama dengan masyarakat dalam menyampaikan saran dan pendapat untuk melestarikan dan membangun desa ini secara bersama-sama”, harap Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Provsu.

Lanjut Ria Telaumbanua melaporkan kepada Ketua Komisi E bahwa Dinas Parawisata dan Kebudayaan Provsu lagi mempersiapkan Desa Bawomataluo menjadi Desa Heritage UNESCO (warisan budaya dunia). Ia mengaharapkan kerja sama yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, Desa dan tokoh masyarakat agar hal tersebut dapat terwujud.

Baca Juga :  Masyarakat Apresiasi Pembukaan Jalan Desa Bawomataluo Menuju Hilisalawa


Sementara Bupati Nias Selatan melalui Sekretaris Daerah menyampaikan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan mengapresiasikan kunjungan kerja Komisi E DPRD Provsu bersama Dinas Parawisata dan Kebudayaan.

Ketua Komisi E DPRD Provsu menyampaikan bahwa aspirasi yang disampaikan Kepala Desa Bawomataluo dan tokoh masyarakat disambut dengan baik dan menjadi bahan kerja kedepan. Aspek budaya dan sejarah yang dilestarikan sampai sekarang di desa ini perlu dipertahankan dan terkait aspek ini agar apa yang menjadi harapan kita bersama dimana desa ini menjadi Warisan Budaya Dunia dapat menjadi kenyataan.(TM/KTN).

Bagikan :