𝗧𝗮𝘄𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶𝗹𝗶𝗻𝗱𝘂𝗻𝗴𝗶 𝗱𝗶 𝗱𝗮𝗲𝗿𝗮𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗯𝗮𝗵𝗮𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝘁𝗲𝗴𝗮𝗸𝗸𝗮𝗻 𝗛𝘂𝗸𝘂𝗺 𝗛𝘂𝗺𝗮𝗻𝗶𝘁𝗲𝗿

Bagikan :

Simalungun – kliktodaynews. Com

Peleton Polisi Militer ikut dilibatkan dalam drill tempur Batalyon Tim Pertempuran (YTP) Raider 100 Kodam I/BB di Dolok Panribuan Kompleks, Simalungun, Sumatera Utara.

Penegakan hukum humaniter

Kehadiran Peleton Polisi Militer dalam kegiatan latihan ini memainkan peran penegakan hukum, disiplin dan tata tertib di daerah operasi tempur, baik terhadap pasukan kawan maupun pasukan musuh.

Hal ini disampaikan Komandan Polisi Militer Kodam I/BB, Kolonel Cpm Anggiat Napitupulu, SH, MSc, dalam keterangannya di sela kegiatan latihan, Sabtu (23/10/2021).

Dijelaskan Danpomdam, di dalam latihan ini Peleton Polisi Militer melaksanakan sejumlah tugas di antaranya pengawalan personel dan material, pengendalian lalu lintas militer, Patroli Yudha Kelana, penanganan laka lalin dan lain-lain.

“Dalam penanganan tawanan perang dan Yudha kelana (prajurit yang meninggalkan tugas) Peleton Polisi Militer selalu berkoordinasi dengan satuan lain seperti kesehatan, staf intelijen dan penerangan. Prajurit Polisi Militer harus memaknai latihan ini sebagai kesejahteraan di mana prajurit mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan agar selalu siap memenuhi panggilan tugas yang sebenarnya” jelas Danpomdam.

Baca Juga :  BTN Telah Salurkan Dana PEN Senilai Rp 89 Triliun Untuk Sektor Properti

“Pelibatan Peleton Polisi Militer dalam kegiatan YTP R-100 Kodam I/BB adalah untuk mendukung kelancaran latihan, di samping menegakkan hukum dan disiplin agar seluruh prajurit tetap dalam kesiapan yang tinggi untuk bertempur. Semua kegiatan harus berorientasi kepada upaya mendukung tugas pokok Kodam I/BB” pungkasnya.

Sumber : Kodam I/BB

Editor : Rudi Samosir

Bagikan :