Kabanjahe Krisis Air Kamar Mandi Lapangan Samura Berbau dan Kumuh

Bagikan :

Karo-Kliktodaynews.com Fasilitas Lapangan bola samura saat ini banyak diminati masyarakat dalam beraktifitas berolah raga, sarana ini dimanfaatkan masyarakat untuk membuang rasa jenuh bekerja rutinitas sepanjang hari yang cukup melelahkan pikiran dan jasmani.

Akan tetapi, hal ini sia sia sebab bukan kenyamanan yang kami dapatkan bersama masyarakat lainnya dalam berolahraga seperti melakukan joging, lari pagi, bermain sepak bola,untuk mencari keringat demi kesehatan tubuh, demikian terucap dari salah satu warga yang setiap sore dan pagi hari berada di lapangan samura dan gemar berolah raga itu, pasalnya kamar mandi yang dikelola Dispora ini jarang airnya ada. Ungkap Elsa Br Ginting (44) saat sedang Joging di lapangan samura tersebut.

Mirisnya , kamar mandi ini ada 6 pintu, tapi semuanya tidak ada air, padahal bak penampungan air sumur bor jelas terlihat diatas bangunan kamar mandi. Kesalnya lagi

“Kami warga ingin mau sehat, tapi melihat kamar mandi itu saja kumuh dan tercium baunya sangat menyengat sekali bahkan menyebar baunya kemana mana, mau pingsan kita buatnya, seolah olah dinas terkait tidak peduli, lucunya lapangan ini sering dipakai Pemkab Karo dalam acara Upacara Kenegaraan.

Kok, bisa semrawut ya, mungkin Dia tidak peduli karena bapak Dispora itu bersama anggotanya tidak pernah berolah raga di lapangan samura ini, atau pura pura tidak tahu, karna takut uang keluar ” lontarnya

Baca Juga :  KPUD Karo Launching Jingle dan Maskot Pilkada Karo Tahun 2020


Dalam kesempatan yang sama Bupati Karo Terkelin Brahmana SH meninjau lapangan bola samura Selasa (7/5) dan sangat terkejut, lagi lagi akibat krisis air, kondisi kamar mandi sungguh sangat menyedihkan, dimana semua kamar mandi jorok, air sumur bor mati (tidak berfungsi) , air dalam bak kosong, lantai kamar mandi jorok, kumuh ditambah botol aqua dan plastik berserakan dekat lubang WC.

Menyikapi ini, Bupati Karo melalui stafnya mengontak Dispora kab. Karo (Robet perangin angin )agar datang ke lapangan samura dan menyuruh dua mobil dinas damkar untuk melakukan Penyemprotan air pembersihan sekaligus mengisi air kedalam Bak penampungan kamar mandi. kedepan dinas Dispora akan memperbaiki fungsi kamar mandi yang sebenarnya,agar warga yang sedang berolah raga dan beraktifitas tidak menggerutu lagi dan kecewa, ia Mencontohkan saat kencing dan BAB, air tidak ada. Ucapnya

Menanggapi keluhan salah satu warga yang berceloteh saat sedang berolah raga tersebut,, akibat kamar mandi tidak dapat digunakan, itu sangat wajar ya, kenyataannya demikian, fakta sebenarnya, ini dinas teknis harus benahi kembali. Ungkap bupati.

Lebih lanjut, barusan kita instruksikan kepada Kepala Dispora Robert perangin Angin melalui sekretarisnya Pimpin Bangun , agar segera rapatkan, untuk kamar mandi dibobol setengah dari kondisi sekarang ini, agar lebih terang, udara tidak lembab, seperti kamar mandi di bandara, kemudian buatkan kamar mandi perempuan dan laki laki, jangan bersatu seperti sekarang ini. Tambahnya
Baca Juga :  Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Pembangunan di Kab. Karo Tetap Menjadi Perhatian


Selain itu, buatkan tempat ganti pakaian dan kaca, ini kedepan atensi dispora dalam pembenahan perbaikan untuk itu segera tindaklanjuti. Tegas Terkelin

Sementara sekretaris dispora kab. Karo Pimpin Bangun membenarkan bahwa sumur bor selama ini yang ada dilapangan Samura kondisinya rusak, sehingga belum dapat difungsikan.

Iya, tadi sudah disampikan pak bupati terkait poin kedepan untuk perbaikan kamar mandi, ini semua akan saya sampaikan kepada pak dispora, karena beliau kebetulan ada tugas luar,saya yang mewakili panggilan Bupati. Ucapnya singkat

Lai halnya kasi Damkar kab. Karo Teguh Purba mengatakan, dirinya selalu siap mengisi air ke bak kamar mandi, jika sudah kosong, untuk menjaga keluhan masyarakat yang menggunakan sarana lapangan bola samura Kabanjahe, sesuai petunjuk pak Bupati tadi, kedepan jika kita dikontak, maka kami akan segera lakukan pengisian air, sambil menunggu sumur bor diperbaiki oleh dispora. Ujarnya.(TER/KTN) 

Bagikan :